Imbalan kerja merupakan salah satu kewajiban jangka panjang perusahaan yang memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan, arus kas, serta kewajiban perpajakan. Penerapan standar akuntansi imbalan kerja yang tidak tepat dapat menyebabkan salah saji laporan keuangan, temuan audit, serta perbedaan signifikan antara pencatatan komersial dan fiskal. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai penerapan PSAK 219 beserta implikasi akuntansi dan pajaknya menjadi sangat krusial bagi praktisi keuangan dan SDM.
Pelatihan Implikasi Akuntansi dan Pajak atas Penerapan Imbalan Kerja sesuai PSAK 219 dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep, perhitungan, pencatatan, dan pelaporan imbalan kerja, termasuk dampaknya terhadap perpajakan perusahaan. Selama dua hari pelatihan berbasis studi kasus dan simulasi perhitungan, peserta akan mempelajari aspek akuntansi dan pajak secara terintegrasi, termasuk update regulasi, isu implementasi, serta tren terkini seperti peningkatan transparansi kewajiban karyawan dan peran aktuaris.