Banyak program pelatihan tidak memberi dampak nyata karena tidak diawali dengan analisis kebutuhan yang akurat. Tanpa pemetaan kebutuhan yang jelas, pelatihan berisiko tidak relevan, membuang anggaran, dan gagal meningkatkan kinerja.
Program Conducting Training Needs Analysis membantu peserta memahami bagaimana menentukan kebutuhan pelatihan secara sistematis sebelum program dijalankan. Pendekatan ini menempatkan TNA sebagai fondasi utama dalam perencanaan pengembangan SDM yang terukur dan berorientasi hasil.
Peserta akan mempelajari cara mengenali kesenjangan antara kondisi aktual karyawan dengan standar organisasi. Fokus diberikan pada pemetaan gap pengetahuan, keterampilan, dan perilaku kerja. Hasil analisis digunakan untuk merancang program pelatihan jangka pendek dan jangka panjang yang selaras dengan arah bisnis perusahaan.